Energi Nuklir
Sekitar 10% dari kebutuhan energi listrik dunia dibangkitkan
dari pembangkit listrik tenaga nuklir. Dalam bahan bakar nuklir, atom-atom uranium atau plutonium membangkitkan energi panas ketika atom-atom tersebut membelah menjadi atom yang lebih kecil. Panas tersebut dipakai untuk mendidihkan air. Seperti panas tungku yang dipakai pada stasiun pembangkit konvensional. Energi dari bahan bakar nuklir berasal dari energi matahari. Energi tersebut terkunci di dalam inti atom dan dilepaskan ketika inti tersebut membelah. Bahan bakar nuklir menyisakan radioaktif yang berbahaya bahkan hingga ribuan tahun setelah digunakan didalam reaktor. Sebab itu limbah nuklir harus ditangani secara hati-hati.
Radioaktif digambarkan seperti ini
sumber/source: Ensiklopedia IPA
writed by: Dena N Rizsa


Comments
Post a Comment