4 Musim di kehidupanku

hi, this is me again
so many time, and many people come and go. well, disini saya akan bercerita dari pengalaman yang telah dilalui.
melewati badai, melewati kekeringan, keguguran tapi disana juga kita melewati musim semi.
ada kalanya hidup megoncang kita keatas, kebawah, kedepan, ke belakang dan terkadang kita menghadapi sesuatu yang sangat konyol.

Badai,
ada dimana aku merasa seperti didalam Sumur dan aku hanya sebuah katak didalamnya entah bagaimana caranya keluar dari sumur yang dalam dan gelap, jauh terperosok ke dalam.
ada juga dimana saat diri ini melewati badai, salju dan ombak...perumpamaan ketika kita adu mulut dengan seseorang , dan yang paling sakit adalah dengan seseorang yang dicintai.

Kekeringan,
haus oleh godaan, haus oleh yang sangat diinginkan. Ada dimana kita seolah terperangkap di gurun sahara. hening tak ada siapapun yang menemani, sendiri dan mencoba menggapai sesuatu yang hanya memanipulasi mata kita.
Disini juga kita merasakan kekeringan dari teman sendiri. Aku pun merasa tinggal di gurun karena tak ada siapapun apalagi yang membantu. Aku hanya bisa berharap pada Allah agar au diberi kesabaran

Keguguran,
pernahkah merasa sahabat atau teman menjauh? pergi? benci terhadap kita dan tidak memercayai kita kembali? atau pernahkah kalian menangisi salah satu keluarga dari kalian meninggalkan dunia dan menangis dengan kencangnya?. aku menangis saat itu juga
Disaat itulah kehilangan yang dirasakan lebih sakit dibandingkan kehilangan kekasih sendiri.

Musim semi,
do you ever get achievement? feel in victory? in love?
ah yes...I call that Spring . well, musim semi ini adalah sebuah rasa syukur kami untuk Tuhan. Dimana aku bisa hidup sampai sekarang, masih bisa berkedip dan menghirup udara yang segar.
merasakan kebahagiaan, merasa di pedulikan walaupun tak banyak orang, dan merasa dicintai.

this real and this is me. Sincerely, Dena Nur Rizsa

don't forget to follow @denarizsa :)
Thank's , love ya...

Comments

Popular Posts